KEINDAHAN PANTAI PASIR PUTIH WATES







  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

MAKANAN HALAL DI LUAR NEGERI



Mencari makanan halal di luar negeri memang menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan asal Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Ketika berwisata ke negara berpenduduk mayoritas muslim seperti Malaysia atau Brunei Darussalam, tentunya sangat mudah mendapatkan makanan halal. Namun, lain cerita bila negara tujuan wisata berpenduduk non muslim. Mencari makanan halal biasanya cukup menantang (kalau tidak boleh dikatakan sulit).

Bagi Umat Islam, makanan halal adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi. Makanan halal menurut Islam maksudnya selain tidak mengandung babi dan produk turunannya, daging hewan yang akan kita makan harus disembelih dengan menyebut nama Allah. Jadi, kita tak boleh menggunakan alasan keadaan darurat (emergency) untuk menghalalkan makanan yg kita makan bila kita tidak tahu kehalalannya. Apalagi di zaman modern seperti sekarang ini yang semuanya serba dimudahkan berkat adanya ponsel pintar dan internet. Kita bisa mencari informasi restoran halal di suatu kota/negara lewat internet.

Sebenarnya, tidak sulit mencari makanan halal saat kita berada di luar negeri, asalkan kita tahu trik-triknya. Berikut tips dan trik mencari makanan halal di luar negeri yang biasa saya praktekkan.

1.       Cari Informasi
Di era digital seperti sekarang ini, mencari informasi terkait makanan halal tentu tidak sulit. Apalagi jika negara yang dikunjungi adalah negara yang paling banyak didatangi turis dari berbagai belahan dunia tentu mereka akan mencantumkan daftar makanan halal di website atau blog. Selain itu kita bisa mendapat  info dari traveler di komunitas jalan-jalan. Cari teman yang dalam forum tersebut pernah mengunjungi negara yang sedang kita tuju. Jika tidak menemukan, carilah informasi di internet dengan kata kunci “halal food/restaurant in … “ (negara/kota yang kita tuju)

2.       Islamic Center
Pada umumnya, umat muslim yang tinggal di negara yang mayoritas non muslim mereka cenderung berkumpul dan membentuk komunitas sendiri baik itu di sebuah masjid besar ataupun Islamic Center.
Maka dari itu, Islamic Center bisa menjadi tempat tujuan pertama untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang tempat-tempat makan, restoran atau food court yang menjual makanan halal.

3.       Bekal
Solusi selanjutnya, jika ingin benar-benar memastikan bahwa makanan yang kita makan adalah halal untuk dikonsumsi, alangkah baiknya jika kiat membawa bekal sediri. Biasanya makanan yang paling mudah dibawah serta tahan lama dalam jangka waktu yang agak panjang yaitu abon. Namun, ada negara tertentu yang melarang produk daging, unggas, ikan, dan turunannya masuk ke negaranya (misalnya Australia dan Selandia Baru). Paling aman entunya adalah mie instant, pudding instant, biskuit, dan makanan ringan lainnya.

4.       Memasak Sendiri
Trik agar tetap sehat dan mengusir rasa bosan dengan makanan instant, paling enak adalah memasak sendiri dengan bahan-bahan yang halal dan segar untuk dimasak. Tetapi itu bisa kita lakukan setelah mendapatkan tempat- tempat yang menjual bahan makan halal di sekitar lokasi yang kita tuju. Yang terpenting juga, carilah tempat penginapan yang menyediakan fasilitas dapur bagi para pengunjungnya.

5.       Mengenali Restoran Halal
Jika merasa ragu dengan restoran yang belum jelas kehalalannya alangkah baiknya mencari restoran yang memiliki label halal. Meski cita rasa tetap sesuai dengan negara itu, minimal bahan dan bumbu yang dipakai menggunakan bahan yang dihalalkan. Apalagi di era saat ini, menjual makanan halal seolah menjadi tren di negara-negara yang mayoritas non muslim. Maka, jangan lagi takut atau ragu untuk bepergian ke luar negeri.

6.       Kenali Istilah Babi
Di negara yang mayoritasnya non muslim, babi adalah binatang yang paling umum dijadikan bahan makanan. Bukan hanya dagingnya saja, bahkan lemak dan kulit babi pun seringkali dijadikan campuran dalam berbagai hidangan, baik itu makanan berat, camilan, bahkan minuman. Inilah yang agak sulit untuk dihindari oleh para muslim traveler. Bahkan, tak jarang pula muslim yang terjebak pada jenis makanan seperti ini. Maka, kenalilah istilah-istilah makanan yang mengandung unsur babi dengan cara browsing di internet.

7.       Makanan Laut (Sea Food)
Trik lainnya adalah dengan mencari makanan yang berasal dari laut (sea food) seperti ikan, kerang, udang, cumi-cumi dan lainnya yang pastinya halal. Tentunya dengan catatan Anda tidak alergi makanan laut.

8.       Vegetarian
Trik terakhir untuk terhindar dari makanan yang diragukan kehalalannya, langkah yang paling mudah adalah dengan menjadi vegetarian selama berada di luar negeri terutama negara yang mayoritas non muslim. Di sisi lain, sayuran sangat mudah didapatkan di supermarket dan jauh dari unsur- unsur daging. Selain itu, bisa juga mengkonsumsi susu atau telur yang berasal dari binatang yang halal untuk dikonsumsi. (Edyra)***

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

PESONA WISATA TRENGGALEK




Trenggalek adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur yang berada di pesisir selatan, menghadap ke Samudera Indonesia. Tak heran kalau Trenggalek mempunyai banyak pantai cantik yang menjadi andalan wisatanya. Selain pantai, kabupaten yang terletak di sebelah timur Kabupaten Pacitan dan di sebelah barat Kabupaten Tulungagung ini juga memiliki banyak destinasi wisata lainnya seperti gua, air terjun, hingga hutan mangrove. Berikut beberapa tempat menarik yang bisa Anda sambangi ketika berkunjung ke Trenggalek. 

 

Gua Lowo
Menurut penelitian yang dilakukan oleh ahli gua dari Perancis, Gilbert Mantovani dan Kingston Kho, Gua Lowo merupakan gua terbesar dan terpanjang di Asia Tenggara. Gua ini memiliki panjang sekitar 2 km tapi yang bisa dijelajahi dengan mudah dan aman oleh pengunjung hanya sekitar 800 meter. Di dalam gua ini terdapat banyak stalaktit dan stalakmit dengan bentuk-bentuk yg unik dan menarik. Dengan disinari lampu aneka warna, suasana di dalam gua jadi lebih menarik dan tidak menyeramkan. Gua ini juga sudah dilengkapi dengan beberapa anak tangga lengkap dengan pagar sehingga aman untuk pengunjung. Gua Lowo terletak di Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo dan berjarak sekitar 30 km arah selatan dari pusat kota Trenggalek. Lokasi gua ini searah dengan Pantai Prigi, Hutan Mangrove Cengkrong, Pantai Pasir Putih, dan Pantai Karanggongso. Jadi setelah mengunjungi Gua Lowo, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke tempat-tempat tersebut.

 

Pantai dan Hutan Mangrove Cengkrong
Bergerak ke arah selatan, Anda akan bertemu Pantai dan Hutan Mangrove Cengkrong sebelum Pantai Prigi. Pantai Cengkrong berada di sebuah teluk kecil, di antara dua bukit di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo. Pantai Cengkrong berpasir hitam dengan ombak yang tak begitu besar. Pantai ini dipagari pepohonan kelapa di bibir pantainya sehingga suasananya tampak asri. Sebenarnya daya tarik utama tempat wisata di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo ini bukan pantainya melainkan hutan mangrovenya yang lokasinya berada sekitar 300 meter di seberangnya. Hutan Mangrove Cengkrong terletak di seberang Pantai Cengkrong. Hutan mangrove ini sudah dilengkapi dengan jembatan (disebut Jembatan Galau) dan beberapa gazebo yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung untuk menikmati pemandangan dan beristirahat saat lelah. Sambil melepas penat, wisatawan bisa memantau polah tingkah aneka satwa yang hidup di hutan bakau, seperti kepiting, ikan, dan burung yang beterbangan dan hinggap di pucuk-pucuk pohon mangrove. Untuk petualangan yang lebih seru, pengunjung bisa naik perahu yang akan bergerak menyusuri sungai menuju ke arah pantai hingga tiba di bawah Jembatan Cengkrong.

 


Pantai Prigi 
Tak jauh dari Pantai Cengkrong terdapat Pantai Prigi. Pantai kebanggaan Warga Trenggalek ini berada di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo. Pantai Prigi merupakan objek wisata paling terkenal di Trenggalek meski menurut saya pantainya biasa saja. Bibir Pantai Prigi cukup panjang dan landai dengan pasir pantai berwarna coklat. Ombaknya tak begitu besar sehingga aman untuk berenang, mandi ataupun sekedar bermain air. Di pinggir pantai terdapat panggung terbuka cukup lebar dengan tulisan “PRIGI 360” yang menjadi lokasi favorit pengunjung untuk berfoto. Di sekitar pantai banyak terdapat warung makan yang menyediakan hidangan laut (sea food). Toilet dan mushola juga tersedia di pantai ini. Sayangnya banyak sampah bertebaran di sana-sini sehingga merusak keindahan pantai.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

KOLKATA


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

AIR TERJUN KEDUNG GRENJENG, KEINDAHAN TERSEMBUNYI DI KABUPATEN REMBANG


Menikmati keindahan Air Terjun Kedung Grenjeng



Rembang merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang berlokasi di pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa. Kabupaten ini juga berbatasan langsung dengan Kabupaten Tuban yang masuk ke dalam wilayah Provinsi Jawa Timur. Selama ini Rembang dikenal sebagai tempat pemakaman R.A. Kartini, Pahlawan pejuang emansipasi wanita. Selain itu, Rembang juga mempunyai banyak tempat menarik salah satunya adalah Air Terjun Kedung Grenjeng.

Air Terjun Kedung Grenjeng termasuk objek wisata baru, yang mulai popular di kalangan wisatawan sejak tahun 2015 gara-gara ada pengunjung yang mengunggah foto air terjun ini di media sosial. Saya pun mengetahui keberadaan Air Terjun Kedung Grenjeng dari media sosial.

Air Terjun Kedung Grenjeng terletak di Dukuh Coban, Desa Jukung, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. Jaraknya sekitar 18 km dari pusat Kota Rembang atau sekitar 20 menit berkendara. Karena termasuk objek wisata baru, belum ada satu pun rambu-rambu/penunjuk arah yang menjelaskan lokasi air terjun ini. Namun, Anda tak perlu khawatir karena keberadaan Air Terjun Kedung Grenjeng sudah masuk di dalam Google Map.

Jalan setapak menuju Air Terjun Kedung Grenjeng
 
Saya dan teman mengunjungi Air Terjun Kedung Grenjeng juga bermodal Google Map dan bertanya ke penduduk setempat. Dari pertigaan depan Gedung DPRD Rembang kami mengarahkan kendaraan ke arah Bulu (selatan) hingga tiba di Bulu. Setelah menjumpai pertigaan yang berada tak jauh dari SMP Negeri 1 Bulu, kami belok kiri melewati jalan desa hingga tiba di rumah terakhir di Dukuh Coban, Desa Jukung. Tak ada tempat parkir atau loket karcis yang menandakan keberadaan Air Terjun Kedung Grenjeng. Untuk memarkir kendaraan, kami menitipkan di depan rumah penduduk. Yang ada hanya penandanya hanya sebuah tulisan kecil yang ditempel di pohon. Selanjutnya kami harus berjalan kaki sekitar 1 km melewati ladang dan sawah milik penduduk setempat. Kami sempat kebingungan saat berjalan kaki menuju Air Terjun Kedung Grenjeng karena kami melewati beberapa persimpangan jalan tanpa ada ada satu pun penunjuk arah. Sialnya lagi, tak ada satu pun penduduk yang kami temui sehingga kami pun tersesat hingga tiba di sawah penduduk. Untunglah kami bertemu penduduk di sawah tersebut sehingga kami bisa bertanya arah jalan menuju Air Terjun Kedung Grenjeng yang ternyata berada tak jauh dari sawah tersebut.

Pemandangan indah di sekitar Air Terjun Kedung Grenjeng
 
Suara gemericik air terjun dan daun bambu yang tertiup angin menyambut kedatangan kami di Air Terjun Kedung Grenjeng. Kami tiba di Air Terjun Kedung Grenjeng menjelang tengah hari dan suasana sangat tenang dan sepi karena saat itu tak ada satu pun pengunjung yang datang selain kami berdua. Kami pun leluasa menikmati keindahan air terjun yang cantik ini.

Air Terjun Kedung Grenjeng yang indah
 
Air Terjun Kedung Grenjeng bentuknya cukup unik. Tidak seperti air terjun kebanyakan yang bentuknya tinggi, Air Terjun Kedung Grenjeng tak seberapa tinggi tapi cukup lebar. Tingginya hanya sekitar 7 meter dan lebarnya sekitar 15 meter. Di bawah air terjun terdapat sebuah kolam yang tak begitu dalam dengan air berwarna hijau. Biasanya kolam tersebut, biasanya dimanfaatkan oleh para pengunjung untuk mandi ataupun sekedar bermain air. Namun saat itu kami tak bermain air di sana karena kami tidak membawa baju ganti. Kami sudah cukup puas menikmati keindahan Air Terjun Kedung Grenjeng dengan memandanginya dan mendengarkan gemericik airnya. (Edyra)***

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments