MENCARI KEHANGATAN DI BALI

Asyiknya menikmati kehangatan Air Panas Banjar!

Jangan berpikiran ngeres dulu, membaca judul tulisan di atas! Yang saya maksud dengan kehangatan di atas adalah kehangatan dalam arti yang sebenarnya, yaitu sumber air hangat/panas. Selama ini, mungkin belum banyak yang tahu kalau di Bali terdapat objek wisata sumber air panas (hot spring). Maklum, wisata sumber air panas di Bali belum banyak di-expose media massa. Keberadaannya masih kalah pamor dengan wisata pantai, danau atau sawah terasering. Lokasi sumber air panas yang berada di pedalaman Bali dan jauh dari objek wisata populer seperti Pantai Kuta, Sanur atau Tanah Lot membuatnya semakin tidak dikenal turis. Padahal di Bali terdapat banyak sumber air panas yang menarik, dan beberapa di antaranya terletak dekat dengan objek wisata populer. Misalnya : Sumber Air Panas Toya Bungkah letaknya dekat dengan Kintamani, dan Sumber Air Panas Banjar letaknya dekat dengan Pantai Lovina. Saat cuaca dingin atau musim hujan seperti sekarang ini, rasanya sangat nikmat berendam di air panas alami. Bila Anda tertarik untuk merasakan kehangatannya, berikut beberapa sumber air panas di Bali yang layak untuk Anda kunjungi.

Air Panas Angseri
Air Panas Angseri terletak di Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Jaraknya sekitar 40 km dari Denpasar atau 20 km dari Kota Tabanan. Untuk mencapainya, butuh waktu sekitar satu jam berkendara dari Denpasar. Lokasi Air Panas Angseri dikelilingi pepohonan yang hijau dan sawah terasering yang indah. Di Air Panas Angseri terdapat sebuah kolam renang dewasa dan sebuah kolam renang anak lengkap dengan fasilitas bermain. Semuanya berair hangat dengan suhu sekitar 46 derajat celcius. Selain itu juga telah dibangun enam bilik tertutup untuk berendam dengan kapasitas maksimal lima orang per bilik, toilet, sebuah kantin, dan sebuah restoran yang dilengkapi dengan satu bilik berendam. Di samping kolam renang dewasa, terdapat sebuah air terjun kecil yang cukup indah. Air terjun ini berair hangat dan berwarna jingga karena mengandung belerang.

Air Panas Angseri

Air Panas Angseri ini sumbernya bukan di sekitar kolam renang dan bilik berendam tetapi di tempat parkir yang letaknya agak jauh dari lokasi kolam renang. Air panas dialirkan melalui pipa dari sumbernya menuju kolam renang dan bilik berendam. Air panas alam ini menurut kepercayaan masyarakat setempat dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit, karena mengandung belerang. Hal ini bisa dilihat di air terjun yang berwarna jingga (orange), yang menunjukkan adanya kandungan belerang di air tersebut.

Untuk bisa menikmati kehangatan Di Air Panas Angseri setiap pengunjung dikenakan biaya Rp 4.000,00 per orang. Bila ingin berendam di dalam bilik berendam, pengunjung harus merogoh kocek lagi sebesar Rp 10.000,00 per orang. Harga yang cukup murah bila dibandingkan dengan manfaat yang akan Anda dapatkan.

Air Panas Angseri dibuka untuk umum pada bulan Oktober 2007, atas prakarsa enam orang warga Desa Angseri yang selanjutnya menjadi pengurus sekaligus pengelola Wisata Alam Air Panas Angseri. Selanjutnya terbentuk kelompok dengan anggota 80 orang warga Desa Angseri dengan mengusung nama Kelompok Pengelola Wisata Alam Angseri dengan bentuk badan hukum CV. Sampai saat ini, turis yang berkunjung ke Air Panas Angseri cukup banyak, terutama di akhir pekan dan di hari libur nasional.

Pengelola Wisata Alam Air Panas Angseri juga telah melakukan beberapa langkah promosi melalui berbagai media, baik media cetak maupun media elektronik. Bahkan beberapa stasiun televisi juga sudah pernah meliput Wisata Alam Air Panas Angseri ini, antara lain : Bali TV, Dewata TV, TVRI Bali, dan Trans TV. Pengelola juga telah memasang spanduk di beberapa tempat strategis agar menarik perhatian turis. Namun, akses jalan masuk menuju Air Panas Angseri kurang bagus, jalan aspal sudah mulai rusak dan berlubang di sana-sini. Selain itu penunjuk arah ke lokasi air panas juga masih sangat kurang sehingga cukup membingungkan para turis yang akan berkunjung ke sana. Semoga ada perhatian dari pemerintah daerah setempat (Pemda Tabanan) kepada Wisata Alam Air Panas Angseri ini, sehingga objek wisata tersebut menjadi lebih indah dan semakin banyak dikunjungi para turis.

Air Panas Penatahan

Air Panas Penatahan (Yeh Panes)
Orang Bali menyebut Air Panas Penatahan dengan nama Yeh Panes. Yeh dalam Bahasa Bali artinya air, dan panes artinya panas. Air Panas Penatahan terletak di Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Jaraknya sekitar 34 km dari Denpasar atau 13 km dari Kota Tabanan. Sumber air panas ini berada di tepi Sungai Yeh Ho dan di antara pepohonan yang rindang. Suasana di sekitar air panas cukup sejuk dan asri. Air panas di Sumber Air Panas Penatahan ini sudah dialirkan ke dalam beberapa kolam dan bak mandi kecil. Ada dua buah kolam berendam dan empat buah bak mandi kecil di Air Panas Penatahan. Dua kolam berendam tersebut dipagari bilik bambu dan ada pintunya. Di dalam kolam tersebut ada pancuran air hangat dan pancuran air dingin untuk bilas. Untuk berendam di kolam tersebut pengunjung dikenakan biaya Rp 5.000,00 per jam. Empat kolam kecil lainnya berada di bawah kolam berendam. Keempat kolam kecil ini dibatasi dengan sekat tembok tetapi tidak dilengkapi dengan pintu. Untuk berendam di kolam/bak kecil ini pengunjung tidak perlu membayar lagi. Air panas di Air Panas Penatahan ini sangat baik untuk mandi atau berendam karena mengandung belerang sehingga bisa menghilangkan pegal-pegal dan menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

Air Panas Banjar
Tidak jauh dari Pantai Lovina, terdapat sebuah pemandian air panas yang cukup menarik, yaitu Air Panas Banjar (Banjar Hotspring). Air panas ini cukup terkenal di kalangan turis asing karena letaknya tidak jauh dari Pantai Lovina, hanya sekitar 10 km di sebelah barat Pantai Lovina. Secara administratif, Air Panas Banjar masuk ke dalam wilayah Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Suasana sejuk dan asri langsung menyambut Anda begitu menginjakkan kaki di kawasan Air Panas Banjar. Maklum, kompleks air panas ini dikelilingi pepohonan yang rindang dan taman yang cukup indah. Apalagi di dekat Air Panas Banjar juga terdapat sebuah sungai kecil yang airnya jernih. Pohon-pohon kelapa yang tinggi menjulang juga semakin menambaha asri suasana di Air Panas Banjar.

Air Panas Banjar

Sumber air panas di Air Panas Banjar yang muncul dari perbukitan dan dialirkan ke dalam tiga kolam yang dibuat bertingkat. Kolam pertama (paling atas) merupakan kolam berendam yang dilengkapi dengan delapan buah pancuran. Kedalaman air di kolam ini hanya sekitar 40 cm sehingga pengunjung bisa menikmati air panas ini dengan duduk berendam sambil menikmati pijatan air dari pancuran. Berendam di kolam ini bagaikan berada di SPA. Air pancuran yang jatuh ke tubuh Anda seolah-olah memijat tubuh Anda sehingga menghilangkan rasa capek dan pegal Anda.

Kolam kedua yang berukuran lebih besar merupakan kolam renang. Kolam ini letaknya di bawah kolam pertama. Di kolam ini terdapat lima buah pancuran dengan aliran air yang lebih besar. Pengunjung bisa memilih untuk duduk berendam atau berenang di kolam ini. Kalau saya lebih memilih untuk berenang-renang di kolam ini. Kapan lagi bisa berenang di kolam renang berair hangat. Dengan berenang di kolam ini, Anda bisa melakukan dua aktivitas sekaligus, yaitu berolah raga dan ber-SPA ria. Dengan begitu tubuh Anda akan lebih sehat dan pegal-pegal pun hilang.

Untuk menikmati kehangatan Air Panas Banjar, Anda tidak perlu merogoh kocek yang dalam. Cukup mengeluarkan uang Rp 3.000,00, Anda sudah bisa berendam, berenang atau mandi sepuasnya.

Air Panas Toya Bungkah
Mandi air hangat sambil menikmati panorama Danau Batur yang menawan? Itulah yang bisa Anda lakukan di Air Panas Toya Bungkah. Di Desa Toya Bungkah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli terdapat pemandian air hangat bernama Batur Natural Hot Spring. Letak air hangat ini persis di pinggir Danau Batur yang indah. Air hangat ini dikelola secara komersial oleh warga sejak tahun 2009. Sebelumnya, warga biasa menggunakan air hangat di tempat ini untuk mandi dari pancuran. Sekarang, di kompleks pemandian air hangat tersebut sudah dilengkapi empat jenis kolam : kolam renang, kolam berendam, kolam obat, dan kolam anak-anak. Selain kolam renang, semuanya menggunakan air hangat alami dari perut bumi.

Air Panas Toya Bungkah

Kolam renangnya berukuran 18 m x 7 m, berada paling dekat dengan Danau Batur. Jadi sambil berenang, Anda bisa menikmati indahnya Danau Batur. Kolam kedua adalah kolam obat, di mana pengunjung bisa berendam sambil berobat. Kolam lainnya adalah kolam berjemur, di mana Anda bisa rebahan sambil berjemur. Dengan kedalam kolam yang hanya 25 cm, memungkinkan Anda untuk merebahkan badan sambil menikmati hangatnya air dan cantiknya panorama Danau Batur. Adapun kolam keempat, yaitu kolam anak-anak disediakan khusus untuk anak-anak agar lebih aman ketika berendam atau berenang.

Jika Anda lapar atau haus setelah berendam atau berenang, tidak usah khawatir. Anda bisa memesan makanan dan minuman di restoran yang ada di kompleks air hangat tersebut. Anda bisa menikmatinya di restoran, di bale bengong, atau di tepi danau. Harga tiket masuk Rp 40.000,00 (termasuk welcome drink berupa jus terong belanda, handuk dan sandal jepit untuk dipakai di area pemandian). Cukup mahal memang. Namun, Anda akan mendapat manfaat yang sepadan. (edyra)***
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

5 Response to "MENCARI KEHANGATAN DI BALI"

  1. Baktiar Sontani says:
    25 August 2015 at 09:38

    Air panas Toya Bungkah kayaknya yang paling keren, langsung menghadap pemandangan luas danau Batur...

  2. Edyra Guapo says:
    25 August 2015 at 09:55

    Ya, Mas. Selain itu juga udah dikelola hotel/resort, jadi lebih rapi dan tertata.

  3. Harum Hujan says:
    27 November 2015 at 22:46

    Mas, antara air panas penatahan dan angseri:
    - mana lebih bersih?
    - mana yang lebih nyaman?
    - mana yg pemandangan sekitarnya lebih cantik?

    Terima kasih banyak!
    Salam

  4. Edyra Guapo says:
    30 November 2015 at 10:17

    Angseri lebih bersih dan tertata. Pemandangannya juga lebih indah. Ada air terjun mini dan kolam renangnya.

  5. harum hujan says:
    2 December 2015 at 10:10

    terima kasih!

Post a Comment